Cara Mengoptimalkan Portofolio untuk Posisi UI/UX Designer
17 September 2026
Portofolio UI/UX Designer harus menunjukkan kemampuan desain dan pemahaman pengguna. Banyak recruiter tidak hanya melihat CV, tetapi juga portofolio. Berikut cara mengoptimalkan portofolio untuk UI/UX Designer.
1. Tampilkan Proyek yang Relevan
Pilih proyek yang relevan dengan posisi yang Anda lamar, seperti proyek aplikasi mobile atau website.
2. Jelaskan Proses Desain
Jelaskan proses desain Anda, dari riset pengguna hingga wireframe dan mockup.
3. Tampilkan Hasil
Jelaskan hasil dari desain Anda, seperti peningkatan konversi atau kepuasan pengguna.
4. Sertakan User Flow
Sertakan user flow untuk menunjukkan pemahaman Anda tentang perjalanan pengguna.
5. Tunjukkan Kemampuan Tools
Sertakan tools yang Anda kuasai, seperti Figma, Sketch, atau Adobe XD.
6. Hubungkan dengan Artikel Lain
Pelajari cara membuat portofolio desain grafis di artikel ini dan cara membuat portofolio digital marketing di artikel ini.
Kesimpulan
Portofolio yang baik akan meningkatkan peluang Anda diterima. Gunakan LamaranAI untuk membuat CV yang profesional. Untuk kursus UI/UX design, cek Shopee.
Cek koleksi kursus UI/UX design di Shopee untuk meningkatkan skill Anda.
🔗 Lihat Kursus UI/UX di Shopee
FAQ
1. Apa yang harus ditulis di portofolio UI/UX?
Tulis proyek, proses desain, dan hasil yang dicapai.
2. Apakah portofolio wajib untuk UI/UX Designer?
Ya, portofolio adalah syarat utama untuk UI/UX Designer.
3. Di mana saya bisa belajar UI/UX?
Anda bisa belajar melalui kursus online di Shopee atau platform seperti Udemy.